Kita Bercanda Alloh Serius

KITA BERCANDA, ALLAH SERIUS

☘️Jelang pergantian tahun maunya cari kalender yang banyak tanggal merahnya…
Allah kabulkan sekarang..

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

☘️Mau ganti Menteri pendidikan; “nanti belajarnya secara on line”, “rapotan gak usah repot ke sekolah, cukup pakai go send”
Allah nyatakan sekarang…

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

☘️Menteri pendidikan baru sampaikan; “siswa merdeka belajar”, “ujian nasional dihapus”
Allah realisasikan sekarang…

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

☘️“Gak usahlah bersusah kerja di luaran, cukup dari rumah saja”
Allah dengarkan dan kabulkan ekspektasi kita…

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

☘️Kita berdebat bagaimana mengurai kemacetan
Allah berikan solusi sekarang…

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

☘️Kita ramaikan isu pemanasan global, bagaimana mendinginkan bumi
Allah berikan jawaban sekarang…

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui…
Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang…

Segala puji bagi Allah, Penggenggam kuasa seru sekalian alam…

Smoga kita semua dapat memaknainya.

Kita & Corona

Kalau Memang kebersihan bisa mencegah corona.. mgkn Italia tdk 135.000 org, krn Italia termasuk Negara terbersih di Eropa.

Kalo Memang panas bisa membunuh corona..mgkn Iran tdk akan 67.000 org, krn iran negara gurun yg panas.

Kalo memang kehati-hatian bisa mencegah corona..mgkn pangeran Charles & bbrp keluarga kerajaan tdk akan terpapar covid19, krn hidupnya paling hati2 & terjaga.

Dan . . . .
kalo memang org yg cuek & sembrono pola hidupnya pasti kena corona..mungkin para pengamen jalanan, kuli2 kasar & para pedagang pasar tradisional sudah pada tersungkur semua,

Kenapa demikian..?

Mungkin jawabanya Krn hidup ini tdk hrs slalu sejalan dgn teori, teknologi & akal manusia..

Sudah byk tenaga medis yg terpapar dgn virus Covid-19..
Apakah mereka tdk menggunakan APD dgn Benar?
Atau apakah mereka tdk hati2 dlm menjalankan profesinya?

Belum tentu juga demikian.

Terus… apakah org yg kelihatan sudah sedemikian dekat dgn Tuhan dijamin tidak akan terkena Corona?

Tidak juga demikian… krn sudah ada bbrp para Hamba Tuhan & jemaatnya yg terjangkit virus ini bahkan meninggal.

Di HADAPKAN pada situasi seperti ini…

TUHAN seakan-akan hendak berbicara kepada Kesombongan kita Manusia… bahwa kita tanpa Tuhan memang hanyalah tumpukan daging yg bernafas..

Oleh krn itu jika Tuhan Berkehendak.. Logika & Teknologi manusia tak akan mampu melawannya..

Siapa yg sakit? Bumi ini atau manusianya?
Tiba-tiba..
Disney kehabisan magicnya..
Paris kehilangan romantisnya..
New York kota hingar binar akhirnya sunyi sepi…
Tembok Cina tak lagi menjadi benteng yg kokoh, dan
Mekkah berdesak2an mendadak kosong..

Pelukan & ciuman tiba-tiba menjadi senjata,
Tidak mengunjungi orang tua & teman menjadi tindakan cinta.

Tiba-tiba kita menyadari bahwa kekuatan, kecantikan & uang tidak berharga ketika kita tidak bisa mendapatkan ventilator yg kita butuhkan.

Bumi tetap melanjutkan hidupnya & langit msh biru.. sdgkan kita manusia ada didalam sangkar.

Sy pikir Tuhan mengirimkan pesan buat kita :
“Hi org sombong! Kalian tdk diperlukan.. Udara, tanah, air & langit tanpa kalian baik2 aja. Ketika kalian keluar dari sangkar nanti ingatlah bahwa kalian adlh tamuku Bukan tuanku.

Walaupun hanya sebuah kutipan mungkin bisa jadi bahan renungan kita bersama 🙏🏻

Jangan lupa bersyukur 🙏
Berdoa dan berjaga-jaga 🙏
#Stayhome
#cp

Ustadz Taufik # Corona & Kesabaran

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته …

Semoga Allah menurunkan Sakinah, ketenangan dan ketentraman ke dalam hati kita dalam menghadapi kondisi yang membuat kita khawatir, gelisah dan takut.

Apa kabar Sahabat RJ semua? Semoga semuanya dan keluarganya dalam sehat wal afiat.

Sudah satu bulan, kita semua tidak bertemu untuk menjalani kegiatan KBM online atau jarak jauh. Semoga semua tetap istiqamah melaksanakan amanah dan tugasnya di rumah masing-masing.

Sahabat RJ, di dalam Al Qur’an, Allah menegaskan bahwa Dia akan memberikan ujian untuk memetakan hamba-hamba-Nya yang bermujahadah dan sabar. Karena itu sejatinya setiap ujian termasuk wabah Covid 19 ini adalah ujian mujahadah dan kesabaran. Sehingga kunci untuk bisa melewati ini semua terletak pada dua sikap tersebut.

Sahabat RJ, kita tidak tahu sampai masa sulit ini akan kita jalani. Kita hanya berharap kepada Allah, semoga ini tidak lama. Namun berkaca kepada sejarah terjadinya wabah ternyata ada yang bisa memakan waktu sampai satu tahun bahkan lebih. Oleh karena, berdasarkan dua kunci sikap yang Allah jelaskan secara gamblang tadi kita dituntun untuk memilihnya.

Kita harus bermujahadah atau bersungguh-sungguh ikhtiar untuk mencegah penularan virus Corona ini. Bersungguh-sungguh menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan dan berwudhu. Bersungguh-sungguh menjauhi kepada kerumunan orang banyak dan aktivitas di rumah saja Bersungguh-sungguh menjaga imunitas tubuh kita dengan olahraga dan asupan gizi yang cukup. Bersungguh-sungguh taat dan berdoa kepada Allah Yang Maha pelindun dan Kuasa atas segala sesuatu. Bersungguh-sungguh untuk membantu saudara dengan menyebarkan informasi pencegahan, membantu mereka yang terdampak dengan harta kita termasuk membantu para tenaga kesehatan dengan turut menyediakan APD yang dibutuhkan.

Kita juga harus bersabar menyikapi masa sulit yang sedang menimpa kita saat ini. Bersabar dalam berkata-kata sehingga jangan sampai ada kata-kata kufur kepada Allah, kata-kata keji, sumpah serapah, fitnah, hoax yang ditebar. Allah menuntun kita agar bersabar menghadapi ujian dari-Nya dengan banyak mengucapkan kalimat Istirja.
⬇️
إنا لله و إنا إليه راجعون
Serta berharap balasan kebaikan dari ujian ini. Kalimat Istirja adalah bentuk pengakuan dan kesadaran imaniah bahwa kita adalah milik Allah, apa yang ada dan bersama kita juga milik Allah, seluruh yang ada di langit dan di bumi juga milik Allah dan semua pasti akan kembali kepada-Nya. Karena itu parameter kesabaran salah satu ukurannya adalah sejauh mana lisan kita sering mengucap kalimat Istirja ini di saat musibah Covid 19 melanda. Termasuk di masa sulit kita dituntun untuk memperbanyak istighfar agar badai Covid 19 ini cepat berlalu.

Kita juga harus bersabar dalam perbuatan. Bersabar untuk tetap taat beribadah, berbuat kebaikan dan berdoa kepada Allah. Bersabar untuk menghindar dan menjauhi setiap perbuatan dosa, maksiat dan kemungkaran.

Semoga Allah memberikan anugerah dua sikap ini dalam melewati musibah ini terlebih lagi Wilayah Tangerang Raya akan memberlakukan PSBB beberapa hari ke depan.

أللهم أفرغ علينا صبرا وارزقنا مجاهدة في سبيلك. اللهم احفظنا مما نخاف و نحذر و أنت خير حفيظا و أنت أرحم الراحمين ….

Atas nama pribadi dan pesantren sayaMohon maaf lahir dan batin.

Pimpinan Pesantren

× Assalamu'alaikum