Menu Tutup

Ustadz Taufik # Corona & Kesabaran

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته …

Semoga Allah menurunkan Sakinah, ketenangan dan ketentraman ke dalam hati kita dalam menghadapi kondisi yang membuat kita khawatir, gelisah dan takut.

Apa kabar Sahabat RJ semua? Semoga semuanya dan keluarganya dalam sehat wal afiat.

Sudah satu bulan, kita semua tidak bertemu untuk menjalani kegiatan KBM online atau jarak jauh. Semoga semua tetap istiqamah melaksanakan amanah dan tugasnya di rumah masing-masing.

Sahabat RJ, di dalam Al Qur’an, Allah menegaskan bahwa Dia akan memberikan ujian untuk memetakan hamba-hamba-Nya yang bermujahadah dan sabar. Karena itu sejatinya setiap ujian termasuk wabah Covid 19 ini adalah ujian mujahadah dan kesabaran. Sehingga kunci untuk bisa melewati ini semua terletak pada dua sikap tersebut.

Sahabat RJ, kita tidak tahu sampai masa sulit ini akan kita jalani. Kita hanya berharap kepada Allah, semoga ini tidak lama. Namun berkaca kepada sejarah terjadinya wabah ternyata ada yang bisa memakan waktu sampai satu tahun bahkan lebih. Oleh karena, berdasarkan dua kunci sikap yang Allah jelaskan secara gamblang tadi kita dituntun untuk memilihnya.

Kita harus bermujahadah atau bersungguh-sungguh ikhtiar untuk mencegah penularan virus Corona ini. Bersungguh-sungguh menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan dan berwudhu. Bersungguh-sungguh menjauhi kepada kerumunan orang banyak dan aktivitas di rumah saja Bersungguh-sungguh menjaga imunitas tubuh kita dengan olahraga dan asupan gizi yang cukup. Bersungguh-sungguh taat dan berdoa kepada Allah Yang Maha pelindun dan Kuasa atas segala sesuatu. Bersungguh-sungguh untuk membantu saudara dengan menyebarkan informasi pencegahan, membantu mereka yang terdampak dengan harta kita termasuk membantu para tenaga kesehatan dengan turut menyediakan APD yang dibutuhkan.

Kita juga harus bersabar menyikapi masa sulit yang sedang menimpa kita saat ini. Bersabar dalam berkata-kata sehingga jangan sampai ada kata-kata kufur kepada Allah, kata-kata keji, sumpah serapah, fitnah, hoax yang ditebar. Allah menuntun kita agar bersabar menghadapi ujian dari-Nya dengan banyak mengucapkan kalimat Istirja.
⬇️
إنا لله و إنا إليه راجعون
Serta berharap balasan kebaikan dari ujian ini. Kalimat Istirja adalah bentuk pengakuan dan kesadaran imaniah bahwa kita adalah milik Allah, apa yang ada dan bersama kita juga milik Allah, seluruh yang ada di langit dan di bumi juga milik Allah dan semua pasti akan kembali kepada-Nya. Karena itu parameter kesabaran salah satu ukurannya adalah sejauh mana lisan kita sering mengucap kalimat Istirja ini di saat musibah Covid 19 melanda. Termasuk di masa sulit kita dituntun untuk memperbanyak istighfar agar badai Covid 19 ini cepat berlalu.

Kita juga harus bersabar dalam perbuatan. Bersabar untuk tetap taat beribadah, berbuat kebaikan dan berdoa kepada Allah. Bersabar untuk menghindar dan menjauhi setiap perbuatan dosa, maksiat dan kemungkaran.

Semoga Allah memberikan anugerah dua sikap ini dalam melewati musibah ini terlebih lagi Wilayah Tangerang Raya akan memberlakukan PSBB beberapa hari ke depan.

أللهم أفرغ علينا صبرا وارزقنا مجاهدة في سبيلك. اللهم احفظنا مما نخاف و نحذر و أنت خير حفيظا و أنت أرحم الراحمين ….

Atas nama pribadi dan pesantren sayaMohon maaf lahir dan batin.

Pimpinan Pesantren

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Assalamu'alaikum